Karanganyar (13/8) – Siswa-siswi SMP Muhammadiyah Darul Arqom mengikuti kegiatan gelar karya yang dilaksanakan di aula sekolah pagi ini. Kegiatan ini merupakan puncak pelaksanaan kegiatan kokurikuler yang sudah dilaksanakan dua hari sebelumnya. Gaya hidup berkelanjutan menjadi tema utama kegiatan kokurikuler tahun ini. Tema ini diambil dengan harapan muncul kesadaran pada diri siswa bahwa banyak barang habis pakai di sekitar kita yang bisa dimanfaatkan kembali. Pemanfaatan kembali barang-barang tersebut akan menambah nilai guna.
Selama dua hari sebelumnya, siswa dibimbing memanfaatkan barang habis pakai yang mudah ditemukan di sekitar mereka. Barang habis pakai ini kemudian didesain sedemikian rupa menjadi gaun yang tidak hanya bagus dipandang, namun membawa pesan gaya hidup berkelanjutan. Daya kreativitas siswa ditantang agar mampu mendayagunakan barang habis pakai yang mereka dapatkan. Berkat keseriusan semua siswa dan bimbingan wali kelas, siswa berhasil membuat baju yang sangat bagus.
Gelar karya menjadi momen sempurna siswa menunjukkan hasil kreativitas mereka. Tepuk tangan meriah menyambut para siswa yang memperagakan kostum mereka. Kelas IX A mengawali dengan menampilkan baju Gatotkaca dan baju yang mereka beri nama Merah Putih. Baju ini selain mengusung pesan kemerdekaan dan keberanian, namun juga membawa misi kebudayaan lewat sosok Gatotkaca yang tampak gagah.
Siswa kelas IX B tak kalah kreatif dengan menampilkan kostum yang mereka beri nama Viking dan Warrior From Roma. Kelas lain kemudian susul-menyusul menampilkan karya terbaik mereka. Adu kreativitas ini tentu saja mengundang tepuk tangan meriah dari para siswa.
Siswa dari kelas putri tak kalah luar biasa. Berbagai gaun anggun berhasil mereka ciptakan dari berbagai bahan habis pakai. Plastik, kardus, dan kertas menjadi bahan dominan yang dijadikan gaun para siswa putri. Berbagai judul gaun yang sangat memancing rasa kagum ditampilkan. Nusantara Bloom, The Golden Dress, Nusantara Lestari, Ocean Recycle Queen, Mahadewi Gunungan Nusantara, dan beberapa nama lain menyemarakkan gelar karya kali ini. Kegiatan ini diharapkan tidak sekadar pemberian pemahaman kepada siswa, namun turut melibatkan siswa aktif dalam gaya hidup berkelanjutan.






