Karanganyar (28/7). Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Muhammadiyah Jawa Tengah mengadakan kegiatan Halal Bi Halal Kader Muhammadiyah pada Sabtu (26/7). Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Raden Mas Said Kabupaten Karanganyar ini dihadiri oleh banyak tokoh penting. Tampak hadir di acar tersebut Wakil Bupati Karanganyar Bapak Adhe Elliana, SE selaku tuan rumah. Hadir juga Wakil Walikota Surakarta Ibu Astrid Widayani, Wakil Bupati Sukoharjo Eko Sapto Purnomo, Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru Prof Nunuk Suryani, dan Wakil Mentri Pendidikan Dasar dan Menangah Dr. Fajar Riza Ul Haq. Ketua umum Muhammadiyah Jawa Tengah KH Dr. Tafsir mengatakan bahwa hubungan Muhammadiyah dengan pemerintah harus berlangsung mesra beriringan. Hal ini dikarenakan pemerintah dan Muhammadiyah saling membutuhkan dalam membangun daerah. Beliau menguatkan apa yang sudah disampaikan Wakil Bupati Karanganyar Bapak Adhe Elliana yang mengatakan bahwa peran Muhammadiyah di suatu wilayah tak bisa dianggap sebelah mata. Muhammadiyah bisa dikatakan mengurus orang sejak lahir hingga meninggal dengan kehadiran berbagai layanan masayarakat seperti RS PKU. Momen Halal Bi Halal ini diharapkan semakin menguatkan hubungan antara Muhammadiyah dengan pemerintah daerah yang sudah terjalin erat.
Wakil Mentri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamen Dikdasmen) Dr. Fajar Riza Ul Haq menjadi tamu istimewa di acara ini mengapresiasi acara yang diadakan oleh LHKP Muhammadiyah Jawa Tengah ini. Di momen ini beliau yang juga merupakan kader Muhammadiyah menyampaikan betapa pentinganya kader Muhammadiyah memiliki wawasan kenegaraan. Kader Muhammadiyah yang ingin aktif di pemerintahan baik itu di ranah legislative maupun eksekutif harus kita dukung secara maksimal. Salah satu dukungan yang bisa diberikan adalah mendorong kader Muhammadiyah untuk aktif di partai politik. Kader Muhammadiyah juga harus tetap mempertahankan identitas mereka sebagai kader persyarikatan.
Di acara ini juga terjadi sialog interaktif dari berebagi tamu undangan yang hadir. Berbagai dialog yang disampaikan bermuara pada harapan keaktivan kader Muhammadiyah di ranah yang lebih luas lagi terutama di ranah pemerintahan. Acara serupa akan kembali diadakan di karesidenan lain di Jawa Tengah.


Â


