Karanganyar (16/7). Siswa baru SMP Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar mengikuti tes psikologi sebagai salah satu tangan agenda MPLS. Tes psikologi yang diadakan di sekolah bekerjasama dengan lembaga tes psikologi ION International Education dari Jogjakarta.
Tes psikologi diadakan dalam rangka mengetahui minat bakat siswa sehingga bisa lebih maksimal diarahkan. Salah satu panitia MPLS mengatakan bahwa tes psikologi yang diadakan merupakan bentuk nyata dukungan SMP Muhammadiyah Darul Arqom untuk mengembangkan minat bakat siswa. Semua siswa tampak memperhatikan dengan serius setiap instruksi yang diberikan oleh tim yang hadir. Hasil dari tes psikologi ini nantinya akan diserahkan ke wali murid dengan beberapa keterangan yang mudah dipahami.
Selain kegiatan tes psikologi MPLS hari ketiga juga mendatangkan pemateri dari Forum Anak Karanganyar (FORAKRA). Kehadiran tim Forakra dalam rangka memberikan pemahaman seputar bahaya perundungan di lingkungan pelajar.
Selain memberikan dampak luka fisik perundungan juga bisa memberikan dampak luka batin. Dampak kedua ini yang paling berbahaya ucap salah satu tim Forakra. Beberapa siswa yang ditemui oleh tim DAnews mengatakan rangkaian kegiatan MPLS di SMP Muhammadiyah Darul Arqom sangat variatif sehingga tidak membosankan.
Beberapa pembicara yang hadir juga keren-keren tidak hanya pembicara dari guru SMP saja tapi juga pembicara dari luar seperti dari kepolisian. Agenda MPLS hari kedua ditutup dengan pernyataan bersama bahwa siswa SMP Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar anti terhadap perundungan


















