Karanganyar (6/8) – Program podcast DATALK kali ini berkesempatan berbincang dengan seorang dalang cilik. Muhammad Ibrahim Abimanyu, siswa kelas 9D, berkesempatan berbincang di DATALK. Pada episode yang dipandu Allika ini, Muhammad Ibrahim Abimanyu bercerita tentang wayang kulit. Siswa yang akrab disapa Baim ini memang terkenal sebagai seorang dalang cilik. Bahkan, Baim membawa tiga buah wayang ke studio. Salah satu wayang yang dibawa Baim ke studio yaitu Abimanyu. Baim menjelaskan bahwa sosok Abimanyu merupakan idolanya. Alasan pertama, dikarenakan kesamaan nama. Kedua, Baim mengatakan bahwa Abimanyu adalah sosok kesatria yang gagah berani. Bahkan, akhir hayat Abimanyu di perang Baratayuda adalah bukti keberanian Abimanyu.
Baim menceritakan bahwa ia pertama kali kenal dunia pewayangan, terutama wayang kulit, dari ayahnya. Bimbingan dan dukungan yang diberikan orang tua membuat Baim semakin yakin menjadi seorang dalang cilik. Baim mengatakan bahwa wayang tak sekadar pertunjukan semata. Wayang adalah perwujudan sifat manusia.
“Tokoh dalam pewayangan memiliki sifat yang sama dengan manusia sehingga wayang sangat cocok sebagai media penyampai pesan,” ucap Baim.
Baim juga mengatakan bahwa wayang menjadi tempat menghilangkan penat.
“Memainkan wayang tidak akan bosan, justru kegiatan ini aku lakukan untuk menghilangkan kebosanan dari aktivitas sehari-hari,” tutur Baim.
Salah satu hal yang membuat wayang tidak membosankan dikarenakan cerita di pewayangan sangat banyak dan panjang. Contohnya cerita tentang Rama dan Sinta yang sangat panjang dan berkesan.
Di akhir sesi, Baim berpesan kepada teman-temannya agar tidak malu terhadap budaya bangsa.
“Kita harus ikut nguri-uri budaya bangsa kita. Mencintai budaya tidak identik dengan kuno, kalau bukan kita yang melestarikan terus siapa lagi?” tutup Baim.
Kehadiran Baim di studio DATALK menambah rentetan bintang tamu program ini selama satu pekan. Sebelum Baim, sudah hadir Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah, lalu disusul Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga. Baim menjadi tamu ketiga selama satu pekan ini.




