Karanganyar (26/1) SMP Muhammadiyah Darul Arqom menanamkan kedisiplinan dalam kegiatan apel pagi. Para siswa sudah berjejer rapi ketika jam dinding menunjukan pukul 06.50. bertindak sebagai pemimpin upacara Rafa siswa kelas 8G. amanat upacara disampaikan oleh Ibu Erna Pratiwi, S.Kom. semua siswa tampak tenang ketika aba-aba dari pemimpin upacara disuarakan.
Di apel pagi ini Bu Erna menyampaikan pesan bahwa semua orang pasti ingin berhasil. Keberhasilan menjadi milik mereka yang tidak pernah berjuang. Di setiap aspek kehidupan yang dijalani kita tentu ingin mendapatkan keberhasilan. Keberhasilan tidak selalu milik mereka yang memiliki jabatan tinggi, kaya, atau sempurna secara fisik. Namun yang pasti keberhasilan akan menjadi milik siapapun yang tak berhenti berjuang. Di dalam agama Islam kita juga dilarang untuk berputus asa.
Bu Erna melanjutkan bahwa sebagai siswa ada tiga bentuk usaha untuk mencapai kesuksesan. Pertama, disiplin dalam mengatur waktu. Salah satu tanda kedewasaan adalah seorang siswa mampu mengatur waktu bagi dirinya sendiri. Mengatur waktu yang baik akan menimbulkan keberhasilan menyelesaikan semua tugas tepat pada waktunya.
Kedua, menikmati proses belajar. Belajar adalah sebuah proses yang sangat panjang dan bahkan tak berujung. Kita akan selalu belajar sampai kapanpun. Maka nikmati proses belajar ini. Hindari sifat kufur berupa keluh kesah dikarenakan sifat itu datang dari setan. Perbanya syukur dan sabar agar perjalanan menikmati proses pembelajaran berjelan tak hanya menyenangkan namun berkesan.
Ketiga, berdoa dan mendoakan. Doa adalah penyempurna usaha. Doa akan membuat kita tetap rendah hati ketika sabar dan tidak mudah putus asa ketika gagal. Karena kita yakin semua yang terjadi pada kita atas kehendak Allah Swt. Hal yang tak boleh kita lupakan juga mendoakan orang-orang di sekitar kita karena kesuksesan yang akan kita raih membutuhkan dukungan banyak orang. Doa-doa baik yang kita langitkan akan kembali pada kita.
Apel pagi ini berlangsung sangat khidmat di bawah langit yang tampak sedikit mendung. Setelah apel siswa dan bapak ibu guru berondong ke mushola untuk mengikuti majelis dhuha.




