Karanganyar (3/8) – Ketua Umum Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Jawa Tengah berkesempatan datang di DATALK. Pada episode yang dipandu oleh Malika ini, Abdul Lathif Mafhtuh bercerita tentang pertemuannya dengan IPM. Di awal pembicaraan, Lathif mengaku bahwa awalnya kecintaannya justru pada Tapak Suci.
“Saya sebenarnya lebih suka kegiatan yang bersifat lapangan,” ucap Lathif.
Maka, kecintaan pertama Lathif justru pada Tapak Suci. Awal masuk IPM, Lathif menjadi anggota perkaderan di PR IPM SMA Muhammadiyah Darul Arqom. Di Pimpinan Ranting, Lathif mengaku pernah memperoleh suara terbanyak di Musyawarah Ranting IPM. Tapi, karena sistem formaturnya musyawarah mufakat, maka tidak otomatis yang memperoleh suara terbanyak menjadi ketua umum. Di momen inilah, segenap siswa yang masuk formatur belajar tentang anggaran dasar IPM.
Di sesi berikutnya, Lathif banyak bercerita tentang peran IPM dalam kehidupannya. IPM banyak memberikan pelajaran berharga bagi dirinya. Salah satu kemampuan yang dia dapatkan di IPM adalah kemampuan berbicara di depan banyak orang. Kecintaan terhadap IPM membuat Lathif yakin ikut pengaderan di IPM yang bernama Taruna Melati.
“Ketika ada Taruna Melati II, saya yakin untuk ikut karena mendapati TM I yang pernah diikuti sangat menyenangkan,” ujarnya.
Taruna Melati II inilah yang mengantarkan Lathif masuk struktur Pimpinan Daerah (PD) IPM Karanganyar.
“Anak (pimpinan) yang sudah mengikuti TM II punya semacam golden ticket untuk bisa langsung masuk ke struktur PD IPM,” kata Lathif.
Pertama kali di PD IPM, Lathif menjabat sebagai anggota bidang Pengkajian Ilmu Pengetahuan.
Lathif juga tak ketinggalan menceritakan semarak Musyawarah Wilayah IPM yang berlangsung di Kabupaten Karanganyar beberapa waktu lampau. Lathif mengatakan bahwa keputusan untuk menjadikan Karanganyar sebagai tuan rumah Musywil dikarenakan banyak pertimbangan matang. Dukungan Muhammadiyah yang kuat dan jumlah kader yang banyak merupakan beberapa alasan yang membuat Lathif semakin yakin memutuskan Karanganyar sebagai tuan rumah Musywil.
Kehadiran Ketua Umum PW IPM Jawa Tengah di studio DATV diharapkan memberikan motivasi tinggi, terutama kepada para anggota IPM Ranting SMP Muhammadiyah Darul Arqom. Lathif membuktikan bahwa seorang anak dari ujung Karanganyar mampu menjadi ketua umum IPM Jawa Tengah.




