Karanganyar (2/11) – Apel pagi menjadi kegiatan pembuka bagi sivitas akademika SMP Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar. Murid-murid sudah berjejer rapi bahkan sebelum jarum jam dinding menunjukkan pukul 07.00 WIB. Mereka mengenakan atribut lengkap untuk menyambut kegiatan apel pagi tersebut. Bapak Puji Sarwanto, S.Pd., bertindak sebagai pembina apel pada kesempatan kali ini.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Sarana dan Prasarana ini mengingatkan murid dan seluruh sivitas akademika untuk senantiasa menjaga kebersihan sekolah. Terdapat satu Mahfudzot (kata mutiara berbahasa Arab) yang sudah dihafal oleh semua warga sekolah, yaitu “Annadhofatu Minal Iman” (kebersihan adalah sebagian dari iman). Mahfudzot tersebut menyampaikan pesan kepada kita bahwa kebersihan menjadi salah satu indikator keimanan seseorang. Namun, sangat disayangkan karena masih sering dijumpai murid yang membuang sampah sembarangan.
Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan oleh seluruh sivitas akademika SMP Muhammadiyah Darul Arqom agar senantiasa menjaga kebersihan lingkungan sekolah.
Pertama, membuang sampah pada tempat yang telah disediakan. Di sekolah ini, tempat sampah tidak hanya tersedia dalam jumlah yang banyak, tetapi juga berada di titik-titik yang mudah diakses. Oleh karena itu, sudah menjadi kewajiban seluruh sivitas akademika untuk membuang sampah pada tempatnya.
Kedua, meningkatkan rasa tanggung jawab. Salah satu ciri kedewasaan seseorang adalah kepemilikan rasa tanggung jawab yang tinggi. Seseorang yang telah selesai mengonsumsi atau menggunakan sesuatu dan menghasilkan sampah, wajib membuang sampah tersebut langsung ke tempatnya. Hal ini merupakan contoh perilaku sederhana dari sebuah kedewasaan.
Ketiga, menjaga sarana dan prasarana kebersihan. Sudah menjadi sebuah keharusan agar kelas dapat berfungsi sebagai ruang belajar yang nyaman. Salah satu faktor utama kenyamanan kelas adalah kebersihan. Kebersihan kelas harus didukung dengan keberadaan sarana dan prasarana yang memadai. Maka dari itu, seluruh murid wajib menjaga serta merawat sarana dan prasarana kebersihan kelas, dan segera menggantinya jika terdapat kerusakan.
Keempat, mengaktifkan regu piket. Keberadaan regu piket berfungsi untuk melatih rasa tanggung jawab pada diri setiap murid. Regu piket yang melaksanakan tugas dengan benar akan membantu mewujudkan suasana belajar yang kondusif. Bekerja dalam regu piket, selain melatih rasa tanggung jawab, juga dapat melatih kerja sama antarteman.
Apel pagi ini ditutup dengan pemberian penghargaan kepada siswa berprestasi. Dua siswa tampak maju untuk menerima penghargaan atas prestasi yang diraih. Ezra, siswa kelas 8C, berhasil meraih juara tiga pada ajang Speech Competition yang diadakan di Pondok Pesantren Modern Islam Assalam. Sementara itu, Almira Nafisa turut menorehkan prestasi dengan meraih juara tiga pada lomba Mata Pelajaran IPA.








