Kenalkan Buku Pertamaku!

Karanganyar (4/9) – SMP Muhammadiyah Darul Arqom kembali mengadakan kegiatan pekan literasi. Kegiatan yang rutin dilaksanakan setiap Jumat pertama di setiap bulan kembali dilaksanakan pada bulan ini. Mengusung tema “Buku Pertamaku”, siswa diminta mengenalkan buku kesayangan mereka masing-masing. Bapak Giri Suratno, S.Pd. selaku koordinator kegiatan mengatakan tema “Buku Pertamaku” dipilih untuk menghilangkan rasa rendah diri pada siswa. Tema ini seakan membawa pesan bahwa tidak ada kata terlambat untuk mulai membaca. Buku pertama biasanya memberikan kesan yang indah pada diri setiap pembaca.

“Pesan itulah yang ingin disampaikan lewat pemilihan tema kali ini,” ucap guru Bahasa Indonesia ini.

Siswa tampak memulai kegiatan pekan literasi di kelas masing-masing. Setiap kelas didampingi guru yang sudah ditugaskan. Semua siswa tampak menekuri buku yang sudah mereka siapkan. Kegiatan pekan literasi kali ini mengajak siswa membuat teks resensi.

“Semua persiapan sudah dilalui dengan sangat baik,” ucap Pak Giri.

Sebelum kegiatan ini dilaksanakan, siswa telah diberikan tutorial membuat teks resensi. Tutorial tersebut diunggah di kanal YouTube sekolah. Tutorial tersebut diharapkan memudahkan siswa dalam pengerjaan teks resensi. Selain itu, teks resensi dipilih dengan alasan teks ini menjadi indikator keberhasilan proses membaca siswa.

“Kualitas teks resensi bisa dijadikan indikator keberhasilan proses membaca siswa,” ucap Pak Giri.

Di setiap kelas, siswa tampak membolak-balikkan buku yang mereka bawa. Beberapa siswa sudah mulai tampak menggoreskan pena mereka pada lembaran-lembaran kertas. Menyusun keberanian membariskan kata-kata membentuk kalimat teks resensi. Sementara siswa lain tak segan bertanya ke guru pendamping tentang berbagai hal seputar teks resensi. Kondisi kelas tampak sangat interaktif. Di akhir kegiatan, siswa mulai mengumpulkan teks resensi yang sudah mereka buat.

Teks resensi ini kelak akan dipresentasikan masing-masing siswa. Pengumpulan teks dilakukan untuk mencegah teks hilang jika disimpan masing-masing siswa.

“Kita simpan dan akan dikembalikan kepada siswa sepekan sebelum pelaksanaan pekan literasi di bulan berikutnya,” ucap Pak Giri.

This will close in 0 seconds