Solo, 28 Juli 2026 – Guru Bahasa Inggris SMP Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar mengikuti program pelatihan bertajuk Teachers’ Training “Cambridge Life Skills in Action: Bringing Language Learning and Life Skills Together in the Classroom”. Kegiatan ini diikuti sebagai wujud komitmen sekolah dalam meningkatkan kualitas pembelajaran, khususnya untuk mendukung pelaksanaan International Class Program (ICP). Kegiatan yang berlangsung di Hotel Harris Solo ini mengangkat tema Active Learning (Pembelajaran Aktif). Pelatihan dipandu oleh Deborah Gordon dan terbagi ke dalam tiga sesi utama.
Pada sesi pertama, peserta mempelajari enam aspek penting dalam pembelajaran Bahasa Inggris, yaitu Active Learning (Pembelajaran Aktif), Assessment for Learning (Penilaian untuk Proses Pembelajaran), Metacognition (Metakognisi), Language Awareness (Kesadaran Berbahasa), Differentiation (Pembelajaran Berdiferensiasi), dan Skills for Life (Keterampilan Hidup). Selama sesi berlangsung, para guru diajak untuk berpartisipasi aktif dalam diskusi mengenai penerapan keenam aspek tersebut dalam proses pembelajaran di kelas.
Sesi kedua membahas pentingnya menentukan keterampilan yang menjadi fokus dalam pembelajaran Bahasa Inggris. Guru diajak untuk memilih apakah pembelajaran akan lebih menitikberatkan pada accuracy (ketepatan berbahasa) atau fluency (kelancaran berbahasa). Setelah menentukan fokus tersebut, guru dapat merancang strategi pembelajaran yang lebih tepat sehingga tujuan pembelajaran dapat tercapai secara optimal.
Pada sesi ketiga, Deborah Gordon menekankan pentingnya pembelajaran berbasis kolaborasi. Dalam pembelajaran kolaboratif, guru memiliki peran penting dalam memberikan instruksi yang jelas, membimbing siswa untuk bekerja sama secara efektif, mengemukakan pendapat dengan baik, mengambil keputusan, serta menyelesaikan berbagai permasalahan. Beliau juga menegaskan bahwa peserta didik Cambridge diharapkan memiliki karakter percaya diri, bertanggung jawab, reflektif, inovatif, serta mampu terlibat aktif dalam setiap proses pembelajaran.
Melalui pelatihan ini, diharapkan guru-guru Bahasa Inggris SMP Muhammadiyah Darul Arqom Karanganyar memperoleh wawasan, pengetahuan, dan strategi pembelajaran yang lebih inovatif serta relevan dengan standar pendidikan internasional. Hasil pelatihan ini diharapkan dapat diimplementasikan dalam kegiatan belajar mengajar sehingga mampu menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik, sekaligus mendukung terwujudnya lulusan Program ICP yang memiliki kompetensi berbahasa Inggris serta keterampilan hidup yang unggul dan siap menghadapi tantangan global.



