Karanganyar (6/11) Tim DATV SMP Muhammadiyah Darul Arqom berkesempatan berjumpa dan berbincang dengan Pimpinan Pusat Muhammadiyah pada Kamis (6/11) di Gedung Dakwah Muhammadiyah Karanganyar. Pertemuan mereka berlangsung di sela-sela acara Kajian Fiqih Lingkungan yang diadakan Muhammadiyah Karanganyar. Tim DATV yang diwakili oleh Gendis Zulfa Paramita siswa kelas IX G dan Ramada Zahra Ardeka kelas IX D berkesempatan bertemu dengan Bapak Dr H. Busyro Muqoddas, S.H M.Hum Ketua PimpinanPusat Muhammadiyah dan David Effendi, S.IP M.A Sekretaris Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Pimpinan Pusat Muhammadiyah. Gendis dan Ramadha banyak menanyakan sepuar kerusakan alam yang disebabkan oleh ulah tangan manusia. Pak Busyro dan Pak David sepakat bahwa banyak sekali kerusakan alam yang disebabkan oleh ulah tangan manusia seperti perusakan hutan, polusi, bahkan perubahan iklim ekstrim juga ada campur tangan manusia. Tema obrolan ini tidak terlepas dari rencana pembangunan Geothermal di Lereng Lawu. Beliau berdua juga berpesan bahwa semua kalangan termasuk pelajar harus sadar terkait kerusakan lingkungan yang terjadi. Hal ini dikarenakan alam yang rusak sangat berdampak terhadap kehidupan manusia.
Namun Pak Busyro dan Pak David meyakinkan Gendis dan Ramadha bahwa Muhammadiyah selalu berusaha melakukan perlawanan terhadap semua upaya perusakan alam. Bahkan Pak Busyro mengatakan bahwa apa yang dilakukan oleh Muhammaidyah Karanganyar sore itu (kajian fiqih lingkungan) adalah bentuk nyata perlawanan Muhammadiyah terhadap upaya perusakan lingkungan. Sementara itu Pak David mengatakan bahwa Muhammaidyah selalu memiliki data-data terkait potensi kerusakan lingkungan dan melakukan edukasi maupun advokasi terkait hal tersebut. Gendis dan Ramadha mengaku mendapatkan banyak ilmu baru dari pertemuan yang relative singkat itu.






